Rabu, 15 November 2017

KASIH SAYANG ANAK TERHADAP IBUNYA



KASIH SAYANG ANAK TERHADAP IBUNYA
Oleh: Enceng Iip Syaripudin
Anak merupakan anugerah sekaligus titipan (amanah) yang diberikan Allah SWT, kepada setiap orang tua. Berbagai metode dilakukan oleh kedua orang tuanya agar dapat melihat anak-anaknya tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya sesuai harapan. Namun seringkali harapan tidak sesuai dengan kenyataan, mungkin bisa saja terhambatnya komunikasi (sibuk teuing loba teuing kegiatan kantor/ Ya Allah hampunten hamba yang lemah teu tiasa ngalaksanakeun amanah anjen) atau minimnya pengetahuan kita selaku orang tua tentang bagaimana Islam memberikan tuntunan dan pedoman tentang memperlakukan anak sesuai dengan proporsinya, atau bisa saja faktor ekonomi yang yang tidak mendukung (gawe ngan sa ayana tina buruh neangan roksokan/umpamana,…red), sehingga anak sebagai buah hati kita terlantar.
Rasulullah SAW, mengajarkan bahwa ada dua hal potensial yang akan mewarnai dan membentuk kepribadian anak yaitu orang tua yang melahirkannya (Ibu) dan lingkungan yang membesarkannya. Rasulullah saw bersabda :
ﻜﻝ ﻤﻮﻟﻭﺪ ﻴﻭﻟﺪ ﻋﻟﻰﺍﻟﻔﻄﺮﺓ ﻓﺍﺑﻭﺍﮦ ﻴﻫﻭﺪﺍﻧﮫ ﺍﻭ ﻴﻨﺻﺭﺍﻧﮫ ﺍﻭ ﻴﻤﺠﺴﺍﻧﮫ
“ Setiap anak dilahirkan dalam keadaan bersih (fithrah), maka kedua orang tuanyalah yang membuat dia (memiliki karakter) yahudi, atau (memiliki karakter) nasrani atau (memiliki karakter) majusi.” ( HR. Muslim )
Fenomena yang terjadi saat ini, tidak sedikit keluarga yang memiliki filosofi keliru tentang eksistensi anak. Seringkali keluarga yang hanya memiliki filosofi bahwa kehadiran anak semata-mata akibat logis dari hubungan biologis kedua orang tuanya, tanpa memilki landasan ilmu, Na’udzubillahiminzdaalik…summa Na’udzubillahiminzdaalik, kalau bahasa sekarang Ilmu Parenting dan makna arahan keberadaan anugerah anak..
Sedikit apa itu Parenting? Ilmu parenting itu apa sih? Parenting itu adalah proses pengasuhan dan pendidikan anak mulai dari kelahirannya hingga mencapai kedewasaan personal. Jadi parenting dimulai sejak anak baru dilahirkan, dan selesai pada saat anak sudah memenuhi kriteria untuk disebut sebagai pribadi yang dewasa. (he he he sugan we beuneerrr…)
Kemudian bagaimana hak anak kepada kedua orang tuanya? Diantaranya kepada ibunya, mengapa ibu yang didahulukan? Karena ibu biasanya yang paling dekat dengan anak, sebelum bahas ini, kita bahasa dulu siapa ibu? Ibu adalah segalanya bagi kita semua dan menjadi sosok Ibu adalah sangat berharga sehingga kita akan melakukan apapun untuk menyenangkan hatinya, maka seorang anak sangat jarang menanyakan kemana bapak? Tapi kebanyakan kemana ibu?, sampai ada hari Ibu, tidak ada hari bapak, atau Qs. An-nisa, tidak ada Qs. Ar-rijaal..(he he..he…hidup Ibu…)
Mengapa harus ibu yang didahulukankan? Sampai ada hadits menyebutkan “Surga ada di telapak kaki itulah ungkapan yang memang benar-benar terjadi, karena tanpa ibu dan keajaiban doa dari seorang ibu (kumaha lamun emakna teu nyaah, teu inget ka anak, tapi tetep anak kudu nyaah…kitu anjuran saur Islam), kita sebagai anak tentunya tidaklah mampu menjadi seseorang yang seperti sekarang. Banyak hal bisa kita dapat dari seorang ibu dimana bentuk kasih sayangnya yang tidak pernah berhenti mencintai hingga sampai kapanpun dan dimanapun kita berada. Hendaknya kita sebagai anak melakukan sesuatu yang membuat bangga dan haru untuk seorang ibu.
Sebuah kisah dimana seorang anak yang masih berusia 6 tahun bernama Ahmad mampu mengajaknya berkencan, dalam arti sang anak mengajak ibunya untuk pergi ke sebuah rumah makan untuk makan malam, dan si ahmad itu dengan ibunya melakukannya hampir setiap bulan.
Ibunya yang bernama Ibu Hasanah, bercerita bahwa sang anak selalu di beri uang setelah dia melakukan pekerjaan dirumah. Dan tidak disangka bahwa uang yang diberikan tidak dipakai untuk jajan sebagaimana usianya yang masih belia, namun dia berfikr uang tersebut di tabungkan. Sehingga sang anak (ahmad) selalu menabungnya dan memutuskan setiap bulan sekali untuk mengajak ibunya makan malam setiap bulan satu kali. Tapi dia sekali-kali suka jajan, itu juga hasil pemberian dari orang lain yang merasa kasihan melihat anaknya main sendiri dilapangan.
Hal yang paling mengharukan bagi sang ibu, dimana setelah sampainya di rumah makan, dia diperlakukan seperti layaknnya tamu presiden, setelah memilih tempat duduk, sebelum duduk sang anak membukakan/ menarik kursinya, dan menanyakan apa yang ingin ibu makan dan minum hingga selesai, dan si anak  (ahmad) yang membayar tagihan dari rumah makan tersebut sampai-sampai dia memberikan tips bagi pelayannya.
Menurut Ibu Hasanah. sang anak (ahmad), bahwa dia selalu menghargai nilai uang dan betapa uang tersebut sangat berharga apabila digunakan sebagaimana mestinya, termasuk apa yang dia lakukan kepada sang ibu, adalah membalas bentuk kasih sayangnya yang selama ini ibunya selalu menghasihinya.
Sungguh bangga dan sangat terharu setelah mendengar kisah yang terjadi, dimana seorang anak yang masih kecil belia mampu membuat kita terkadang malu, karena apa yang kita lakukan pada sang ibu tidak bisa diharapkan seperti yang anak lakukan. Bayangkan saja hampir tiap bulan dia mampu memberikan sesuatu yang sangat special dan istimewa untuk sang ibu. Lantas sekarang pernahkah kita membuat bangga sang ibu?, atau sebaliknya sudahkan memberikan kebanggaan kepada sang anak sibuah hati?
Seorang ibu tidak penah mengharapkan apa-apa dari anaknya. Melihat anaknya tumbuh besar, tampan, cantik, sehat, soleh dan solehah, sampai dewasa sampai dia berkeluarga tentunya bagi sang ibu itu sudah sangat bangga. Karena apapun yang ibu lakukan memang tidak pernah mengharapkan sesuatu dari anaknya. Kalau anaknya berhasil menjadi anak kebanggaan, dan panutan masayarakat, itu bukan anaknya yang sukses, tapi kedua orang tuanya yang sudah sukses mendididk, mengarahkan sehingga anaknya menjadi panutan masyarakat.
Wallohu’alam
I believe the children are our future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they posses inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children’s lather remind us how we used to be
Aku yakin bahwa anak-anak adalah masa depan kita
Didiklah mereka dengan baik dan biarkan mereka memimpin jalannya
Perlihatkan kepada mereka semua keindahan yang ada dalam diri mereka
Berikan rasa bangga untuk membuatnya lebih mudah
Biarkan tawa anak-anak mengingatkan begaimana kita dahulu
( George Benson )
Terima kasih Kedua Orang Tua Ku Ibu…Tak lupa Ayah Ku
 اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

1 komentar:

  1. Syarattayamim menurut imam siapin harus ada. Syarat rukun.syarat ada10 1.harus semangat tanah
    .menurut ahmad bin hambar boleh denganpepohonan dinding dan sebagainya.2 tanah yang suci.3 tidak boleh tanah yg mustamal.menurut ahmad bin hambar boleh.5.niat.6mengusap muka dan kedua tangan sampai kedua dokumen.7.menghilangkan najis sebelumnya.8.menghadap kiblat.menurut imam ahmad boleh kkemana arah salah.9.tanaman harus sudah masuk waktu.20.tayamum husus untuk shalat paru.Dalam rukun harus ada tertib menurut imam hambar tidak ada tertib. Sembahyang yg seperti nabi dimulai dengan takbir diakhiri dalam.dialaminya ada baca pastihah.tuku.i.tidak. Sujud dan sebagainya yaitu rukun yg17 menurut imam syapii. Qs Al baqarah

    BalasHapus